Dubes Tantowi Yahya Bikin Album Kolaborasi dengan Petinggi Selandia Baru

Dubes Tantowi Yahya Bikin Album Kolaborasi dengan Petinggi Selandia Baru – Era pandemi belum berlalu tapi geliat diplomasi di Selandia Baru udah menjadi bergairah.

Dubes Tantowi Yahya Bikin Album Kolaborasi dengan Petinggi Selandia Baru

dubes-tantowi-yahya-bikin-album-kolaborasi-dengan-petinggi-selandia-baru

Negara awan putih ini terhitung negara yang paling awal bebas berasal dari penularan Covid-19, dengan penularan komunitas di angka 0 dalam 6 bulan paling akhir ini menjadikan kehidupan terlihat normal dengan tingkat kewaspadaan yang tetap terkendali.

Momentum ini dimanfaatkan oleh Tantowi Yahya yang duduki pos duta besar untuk Selandia Baru, Samoa, Tonga, Niue dan Cook Islands, untuk menyusun kiat sehingga hubungan Indonesia dengan negara-negara akreditasi tetap harmonis.

Dengan tambahan tugas barunya sebagai Dubes Keliling untuk Pasifik, Dubes Tantowi buat persiapan gebrakan sehingga misi Indonesia mendapat bantuan berasal dari 20 negara di Pasifik Selatan.

Gebrakan di akhir th. 2020 ini adalah meluncurkan album kolaborasi yang melibatkan para petinggi dan pesohor Selandia Baru.

Album ini dijadikan testimoni dekatnya hubungan profesi dan personal antara Dubes Tantowi dengan mitra kerjanya di pemerintahan, parlemen dan pelaku industri kreatif di Selandia Baru.

Nama-nama besar yang masuk dalam jajaran bintang tamu album bertajuk “Friends For Good” adalah Ron Mark, Menteri Pertahanan di kabinet lalu yang terhitung petinggi di Partai NZ First.

Ron jadi teman akrab kental Tantowi gara-gara keduanya “penggila” musik Country. Yang seterusnya adalah Shane Reti, seorang dokter yang terhitung politisi. Ia menjabat wakil ketua Partai National dan wakil ketua oposisi di parlemen.

Petinggi ketiga adalah Louisa Wall, aktivis HAM yang terhitung bagian Parlemen berasal dari Partai Buruh. Beliau ini dulu terlalu aktif menyuarakan kemerdekaan Papua di berbagai demonstrasi.

Karena kekerabatan, Louisa kini menentukan untuk mendiskusikannya segera dengan Tantowi.

Membaiknya pola komunikasi menyebabkan yang mengenai meraih Info yang utuh mengenai Papua.

Pesohor keempat adalah penyanyi senior yang dikenal sebagai Maori Songstress, Caai-Michelle. Caai adalah figur populer di kalangan penyanyi di Selandia Baru.

Kolaborasi Tantowi dengan bintang tamu yang seutuhnya berdarah Maori ini dipercayai dapat semakin mendekatkan kemesraan hubungan suku Maori sebagai suku asli di Selandia Baru dengan Indonesia.

The Brafaks

Tidak kalah menariknya adalah The Brafaks, kelompok vokal fenomenal bentukan Tantowi yang beranggotakan dua diplomat dan dua ulang adalah pasangan berasal dari diplomat dan staf KBRI Wellington.

Elleonora Tambunan dan Ni Nengah Yuni Ariastiti (Ari) adalah diplomat karir yang piawai dalam diplomasi tapi punya bakat dan kesukaan untuk menyanyi.

Andina Ayunani, istri seorang diplomat di KBRI dan paling akhir adalah Virga Hasibuan, suami berasal dari bendahara KBRI Wellington.

Keempatnya ‘ditemukan’ dan dilatih oleh Tantowi untuk dapat berharmoni. Walaupun wajib berlatih di waktu-waktu di luar jam kerja tapi mereka tetap impuls dan hasilnya mencengangkan bahkan bagi para penyanyinya sendiri.

“Sejak tiba di Selandia Baru 3.5 th. lalu, aku menghendaki melaksanakan ini. Tidak tersedia yang lebih membahagiakan aku tak hanya lahirnya album ini,” ungkap Tantowi singkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *